Berbahagialah..
Ada satu hal yang membuat kita gampang putus asa dan bersedih, yaitu, menolak diri sendiri. Allah berfirman, “…berpegang teguhlah pada apa yang telah Allah berikan kepadamu dan jadikanlah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur” (QS. Al-A’rah : 144)
Kisah ini dari buku Mr.Positive vs Mr. Negative karya Praveen Verma. Konon ada seorang pemuda yang bermimpi bertemu dengan malaikat. Saat itu dia mengajukan satu keinginan, “aku ingin tinggal dalam sebuah rumah besar dengan sebuah serambi di depan, dua peliharaan yang bagus, dan sebuah taman di halaman belakang. Aku ingin menikah dengan seorang wanita yang tinggi, cantik, baik hati, dan berambut hitam panjang, bermata biru, yang bias bermain gitar dan bernyanyi dengan suara bening dan tinggi.
Aku juga ingin tiga anak lelaki yang kuat sebagai teman bermain sepak bola. Ketika mereka tumbuh dewasa, yang satu akan menjadi ilmuwan besar, satu lagi menjadi senator, dan yang paling muda menjadi penyerang belakang. Aku ingin menjadi petualang di samudra luas, mendaki gunung-gunung tinggi dan menyelamatkan orang. Dan aku ingin mengendarai Ferrari merah dan tidak pernah menyupir sendiri.”
Malaikat menjawab, “tampaknya itu mimpi yang indah. Aku ingin kamu bahagia.”
Suatu hari, saat bermain sepak bola, anak lelaki itu terluka lututnya. Tentu dia tidak bias bertualang ke laut dan gunung-gunung. Dia pun terpaksa banting stir dan memulai bisnis pemasok farmasi. Dia menikahi seorang gadis cantik dan baik hati, tapi gadis itu pendek bermata cokelat (tidak biru), tidak dapat bermain gitar apalagi bernyanyi ( tapi, bisa memasak masakan yang enak). Karena usahanya yang biasa-biasa saja, dia tinggal di kota besar di puncak gedung apartemen yang tinggi dengan pemandangan di laut yang membiru dan lampu kota di bagian bawah. Dia pun memiliki anak perempuan lumpuh, tapi sangat cantik dan pintar memainkan musik. Dia tidak mengendarai Ferrari meski sangat berkecukupan.
Suatu ketika dia terbangun dari tidur dan mengingat mimpinya yang dulu. Dia pun bersedih dan mengeluh kepada psikolog. Dia mengeluhkan tentang istrinya, rumahnya, dan kariernya. Dia dikenai bayaran $ 110. Karena masih ingin Ferrari, dia mendatangi seorang akuntan untuk mencoba menghitung uangnya. Akuntan itu mengenakan biaya $ 100. Dia pun datang ke ahli nujum untuk mengeluhkan nasib anaknya. Semua yang didatangi menyatakan, “kamu sudah cukup bahagia dengan kondisimu sekarang!”
Lelaki ini tak mau mendengar, akhirnya jatuh sakit. Semua keluarga bersedih, kecuali psikolog, akuntan, dan ahli nujum. Pada suatu malam, dia bermimpi bertemu malaikat lagi, “Kenapa Tuhan tidak memberikan permintaanku?”
Malaikat menjawab, “Tuhan bisa memberikan semuanya, tapi Tuhan ingin mengejutkanmu dengan hal-hal yang tak kamu impikan. Tuhan menyangka kamu telah memperhatikan apa yang telah diberikanNya kepadamu : seorang istri cantik dan baik hati, anak perempuan yang cantik, sebuah usaha yang bagus, dan sebuah tempat yang bagus untuk ditinggali.”
“Ya,” sela lelaki itu. “Tapi, aku pikir Tuhan akan memberikan apa yang benar-benar aku inginkan.”
“Dan Tuhan pikir, kamu memberikan kepadaNya apa yang benar-benar Dia inginkan.” Jawab malaikat.
“Apa yang Tuhan inginkan dariku?” tanya lelaki itu terkejut. Dia tidak menyangka bahwa Tuhan menginginkan sesuatu dari dirinya.
“Tuhan ingin kamu bahagia dengan apa yang telah Dia berikan kepadamu,” jawab malaikat
Apakah kita telah berbahagia dengan seluruh yang kita terima dari Allah?
Jika ingin hidup bahagia, puaslah dengan postur yang telah diberikan Allah, dengan status keluarga (apapun kondisinya), dengan pemahaman, dan bakat yang kita miliki. Semua orang sukses memiliki rumus yang sama, terimalah dengan lapang dada anugerah yang diberikan, meskipun belum memenuhi harapan. Terimalah, tanpa merasa kekurangan.”
Bahkan, nabi-nabi pun bukanlah orang yang begitu megah dimata masyarakatnya. Hampir semua nabi adalah pengembala kambing, hanya beberapa yang memiliki profesi khusus; Daud adalah seorang pandai besi, Zakariya adalah seorang tukang kayu, Idris adalah seorang penjahit, dan Muhammad saw adalah seorang pesuruh.
Jadi, nilai kita terletak di bakat kita, amal saleh kita, manfaat dan akhlak yang ada dalam diri kita. Oleh karena itu, tidak alasan untuk bersedih, karena tidak mendapatkan ketampanan, harta benda, atau orang tua yang kaya raya. Tetaplah ridhalah dengan bagian yang telah diberikan Allah, “Kamilah yang telah membagikan di antara mereka penghidupan dalam kehidupan dunia.” (QS. 43:32)
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu; dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka sesungguhnya azabKu sangat pedih” (QS. 14:7)
Bersama kesukaran ada kemudahan, jadi La Tahzan! (jangan bersedih!).
Setelah malam, pasti ada fajar; setelah sahara semit, pasti ada taman hijau yang luas. Yakinlah, akan datang sahabat yang pergi, akan sembuh saudara yang sakit, akan tertolong orang yang mendapat cobaan, akan dilepaskan orang yang dipenjara, akan kenyang orang yang kelaparan.
Sesungguhnya, Kami memberikan kepadamu kebahagiaan yang nyata. (QS. 48:1)
*dikutip dari buku La Tahzan for teens, by : Qomaruzzaman Awwab. Hadiah yang indah saat aku terjatuh di suatu malam*
maybe you not better than me. and I maybe not better than you. but, sharing each other maybe a better-simple-solution for us! so, welcome and enjoy :)
Minggu, 14 Juni 2009
Sabtu, 13 Juni 2009
Aku Terharu :')
ntah mengapa tiba2 air mata ini perlahan menetes,
setetes, dua tetes, tiga tetes, tak tertahankan..
rasanya ada satu makna keluar dari setiap tetes mata itu..
beberapa hari terakhir ini, aku memang sedang diberi nuansa yang berbeda-beda oleh Allah..
ada masalah tasku yang hilang di musholla,
ada masalah SP yang ingin ku ambil,
ada masalah UAS yang menghantui,
ada tugas dan deadlinenya yang mengejar-ngejar,
ada masalah sahabat yang ternyata selama ini memanfaatku,
ada masalah ibuku dan adikku yang sedang sakit,
ada masalah : aku yang bingung dengan semua masalah itu..
aku benar-benar capek akan itu semua, malah aku sempat mengalami depresi hingga energi tubuhku drop, sempat juga d bawa ke UGD rumah sakit gara-gara kondisi fisikku yang sangat lemah saat itu..
*kondisi yg amat tdk mnyenangkan memang, tp percaya dh justru cobaan-cobaan seperti itu yang bikin lo ‘hidup’
Tapi di balik semua masalah itu, aku merasakan angin segaaarrrr…
Aku gak bohong, aku benar-benar masih bisa merasakan angin segar yang membuatku sadar bahwa aku harus tetap BERSYUKUR!
Aku merasa betapa kuatnya genggamanNya, membantuku untuk berdiri, menopang badanku agar tidak jatuh, lalu Dia seolah menyuruhku memandang lurus ke depan, membiarkanku berdiri tegar dan menyuruhku untuk selalu tampil tersenyum menghadapi semua ini. Dan Dia membuatku percaya bahwa aku tidak sendiri, ada Dia bersamaku, menjagaku..
Tidak hanya itu, Dia juga memberikanku kesempatan yang amat berharga padaku untuk berkenalan dengan orang-orang hebat!
Orang-orang hebat yang amat baik, tempatku berbagi suka dan duka..
Dan aku semakin terharu karena aku dapat berkenalan dengan mereka lebih dekat, terlebih mereka juga peduli dan menyemangatiku..
Bagiku, ngomongin tentang orang-orang hebat ini, gak ada abisnya, bisa speechless di akhir!
Mereka hebat dengan caranya sendiri, mereka saling memberi kontribusi yang berbeda untukku, yang kalo disatuin akan terbentuk pelangi yang indah dan tidak bisa diperbandingkan satu sama lain..
Bener-bener aku kagum dan terharu dengan respon kalian semua..
Aku benar-benar merasa berterimakasih pada mereka yang udah menyemangati aku..
*pdahal, aku tau mereka jg butuh untuk d smangati*
Aku juga ingin berterimakasih karna mreka udh mau dgrn critaku, kbingunganku,
“…saat UAS harus d hadapi, namun, mama yg lg d rmh sakit kala itu gak bs d tinggalin.”
ARGGHH!! bner-bner role conflict saat itu *hehe..
Namun, aku mencoba bertahan dengan kondisi seperti apapun itu. Aku percaya Allah gak akan menguji hambaNya cobaan yang gak sanggup ia hadapi.
Yah, seperti kata the Heggy..
”Setiap air mata, akan menjadi pendewasaan, sama kayak setiap derai tawa itu pembebasan dari penatnya jiwa”
a lot of thank you for all of you

Kamis, 07 Mei 2009
Refleksi Akhir Tahun Ajaran 2008/2009
Pada hakikatnya manusia itu bebas memilih, apa yang ia inginkan, apa tujuan hidupnya, ingin menjadi manusia seperti apakah ia, mau pergi kemanakah ia, dan sebagainya, tapi tentu saja meskipun ia bebas memilih semuanya, ia harus dapat BERTANGGUNG JAWAB untuk pilihan-pilihannya itu.
Hari ini adalah hari terakhir kuliah untuk semester dua ini. Tetapi, tentu saja ini bukan akhir dari kewajiban di semester dua, masih ada UAS/tugas akhir, ajang pembuktian tanggung jawab, ajang dimana mahasiswa harus dapat menunjukan apa-apa saja yang telah ia peroleh selama satu semester ini. Di luar itu semua (UAS, tugas, dkk.), saya merasa banyak poin penting yang telah saya dapat selama kurang lebih satu tahun saya belajar di Psikologi ini, dan saya ingin mengungkapkannya dalam sebuah refleksi ini.
Hakikat sebuah refleksi adalah mengetahui seberapa jauh kita dapat menangkap, mengenali dan memahami semua stimulus yang ada di sekitar kita.
Saya berusaha merefleksi semua kejadian ataupun kegiatan yang saya lihat, rasa dan lakukan dalam satu tahun belakangan ini (retrace). *sekali lagi, jangan langsung membayangkan tugas-tugas yang bejibun dulu, ini di luar itu semua*. Sebetulnya ini terkait dengan kuliah terakhir saya hari ini, yaitu Mata Kuliah Psikologi Umum II, yang mana dosen mata kuliah tersebut, Mas Adih Respati, memberikan penjelasan bahwa selama satu tahun pertama kita belajar di kampus, biasanya disebut masa pengenalan,
seharusnya memberikan gambaran atau peta besar tentang apa-apa saja yang akan kita pelajari selama kurang lebih tiga tahun mendatang.
Dari mulai kuliah-kuliah pengenalan dunia kampus, teori-teori dasar, sampai pada bagaimana kita harus memahami pola pikir ‘Psikologi’ dalam memandang kehidupan kelak (bisa disesuaikan dengan ilmu yang sekarang sedang anda dalami).
Apakah anda sudah menangkap itu semua??
Semua mata kuliah pada tahun pertama ini tentunya akan sangat berguna dalam mengikuti kuliah-kuliah pada tingkat-tingkat selanjutnya. Ibarat membangun sebuah rumah, maka yang pertama kali yang harus kita lakukan adalah menyediakan semua bahan pokoknya, lalu membuat pondasi rumah sekokoh mungkin. Begitu pula dengan kuliah tahun pertama ini, kita harus benar-benar menguasai ilmu-ilmu dasar pada tahun pertama (tidak main-main) agar kelak, pada kuliah-kuliah yang akan datang, kita mampu mengembangkan dan mengaplikasikan semua ilmu itu. Jadi bagaimana mungkin kita bisa men-skip semua ilmu pada tahun pertama ini dan berharap bisa melalui tahun berikutnya dengan lebih baik, tanpa gambaran/peta besar dalam suatu ilmu itu sendiri.
Buatlah sebuah kalimat yang merepresentasikan buku yang telah kamu baca, teori yang telah kamu dapat, film yang telah kamu tonton, lirik lagu yang telah kamu nyanyikan, musik yang telah kamu dengar, gambar yang telah kamu lihat, lalu berikan pada orang lain, bila orang lain itu dapat memahami pesan yang kamu tulis, berarti kamu telah memahami stimulus itu secara keseluruhan.
-Adih Respati-
Selama +/- setahun saya belajar pengantar ilmu-ilmu Psikologi *ingat ini masih pengantar, masih sangat dasar*, kesulitan pastilah ada. Psikologi itu membahas tentang kondisi jiwa, pikiran, perilaku, norma, perubahan fisik dalam tubuh, membuat alat ukur untuk itu semua, dsb. Artinya, sebagian besar apa yang dipelajari di dalam psikologi adalah abstrak, bukan ilmu pasti seperti rumus matematika, fisika, kimia atau rumus ekonomi, karena itu semua tidak dapat menjelaskan apa yang dibahas dalam psikologi tersebut. Dan disitulah kadangkala kesulitan bermula.
Kami semua di psikologi mempelajari pikiran manusia, yang sangat jelas sifatnya abstrak dan berbeda antara individu satu dengan lainnya. Maka dari itu, kami harus pintar-pintar membayangkan apa yang kami pelajari, dan cermat dalam menggunakan teori. Artinya begini, terkadang suatu teori tidaklah mampu menjelaskan satu populasi besar, yaitu manusia. Karena manusia itu sifatnya unik satu sama lain, maka terkadang kami harus cermat menentukan teori yang cocok untuk dibahas dalam suatu kasus. Mungkin kelihatannya mudah, tetapi nyatanya tidak demikian. Ini semua ibarat bermain games Maze, dimana kita harus menemukan jalan keluar yang tepat dari semua masalah atau kasus yang sedang dianalisis.
Namun, psikologi tidak juga dianggap sebagai ilmu yang sulit dipelajari pada akhirnya. Karena semua materi yang kami pelajari nyatanya sangat dekat dengat keseharian kami. Psikologi adalah ilmu yang sangat mudah untuk diaplikasikan langsung dibanding ilmu-ilmu eksak yang harus mengeluarkan biaya atau alat terlebih dahulu. Contohnya saja bagaimana dengan mudahnya kita dapat langsung menerapkan hirarki Maslow, yang menyatakan bahwa untuk memunculkan potensi diri manusia, maka kita harus memenuhi kebutuhan dasar dahulu (makan, minum, dsb), keamanan, penerimaan dan cinta kasih dari lingkungan, mempunyai harga diri, pengetahuan yang cukup, kemampuan untuk memperindah sesuatu.
Singkatnya, begitulah psikologi, ilmu yang telah saya pilih saya secara sadar untuk saya pelajari lebih dalam.
Terkait dengan pilihan, kita semua selalu dihadapkan dalam berbagai macam pilihan, pilihan untuk membaca habis note ini atau tidak, mengomentarinya atau tidak, dsb. Pilihan ada ditangan kita, sedangkan kebenaran tentang apa yang kita pilih hanya ditangan Allah.
Saya jadi ingat kuliah pertama sosiologi –mata kuliah individu, kebudayaan dan masyarakat- dan kuliah Filsafat Manusia. Kedua dosen dari mata kuliah tersebut menanyakan,
Mengapa kita memutuskan untuk kuliah?
Mengapa tidak bekerja atau menikah saja?
Mengapa kita memilih mengikuti ujian masuk perguruan tinggi dan memilih UI (misalnya) sebagai tempat kuliah kita?
Mengapa tidak memilih universitas lain?
Dan mengapa pada akhirnya kita memilih jurusan yang sekarang ini kita tekuni, Psikologi (misalnya)?
pilihan SENDIRI? yakiiin….?
bagaimana kalau gagal?
SALAH SIAPA?
APA YANG AKAN ANDA LAKUKAN?
Tak lama kemudian, suasana kelas sunyi sebentar, mungkin kita semua jadi berpikir ulang lagi, lalu menjadi ramai karena satu per satu orang mulai bersuara, menyatakan pendapatnya, berusaha menjawab semua pertanyaan itu.
Kalau dalam kuliah Pemahaman diri pertanyaan-pertanyaan seperti ini dikenal dengan self-direction. Self direction adalah kebutuhan untuk mengenal lebih banyak tentang diri dan dunia kita sebagai cara untuk mengarahkan kehidupan kita secara lebih efektif.
Tapi akhir-akhir ini saya jadi mengerti mengapa dosen-dosen tersebut menanyakan demikian. Pada dasarnya, mereka sedang ingin menanyakan sudah sejauh mana kita BERTANGGUNG JAWAB terhadap pilihan-pilihan yang kita buat.
Seperti kata Filsuf Ekstensialisme, Soren Kierkegaard, hidup bukanlah sebagaimana kita pikirkan, melainkan sebagaimana kita hayati. Dalam hidup manusia selalu dihadapkan pada pilihan-pilihan (Either/Or). Hanya pada saat lahir tidak ada pilihan bagi manusia. Dalam pilihan-pilihan inilah manusia menunjukkan eksistensinya.
Sartre juga berpendapat bahwa kebebasan erat kaitannya dengan tanggung jawab. Setiap manusia bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. Masukan dari orang lain merupakan pilihan; jika kita mengikuti nasihat, petunjuk atau perintah orang lain, tetap itu adalah pilihan kita; kita yang harus bertanggung jawab atas pilihan itu; kita yang harus menanggung konsekuensinya.
Ya, kita semua yang ini memang harus bertanggung jawab dengan pilihan-pilihan yang telah kita tentukan.
Sebelum memasuki periode perkuliahan, mahasiswa diwajibkan mengisi IRS, memilih mata kuliah apa yang ingin diikutinya dalam periode mendatang, berapa SKS yang ingin diambil, kelas mana yang ingin dipilih, kita semua bebas memilih itu semua bukan? (kecuali persyaratan pengambilan SKS). Lalu, sekarang kita semua sudah menjalani semua pilihan-pilihan itu (dengan baik). Tapi, halloo..dimanakah tanggung jawab kita ??
terkadang tanggung jawab merupakan uang yang harus dibayar setelah kita membeli semua kebebasan itu.
Tanggung jawab2 itu seperti mengikuti perkuliahan, mengerjakan tugas, dan belajar untuk ujian, dsb..
Hey, There, are you really has done those responsibility well??
Itu semua kembali lagi kepada kita masing-masing. Yang jelas, tanggung jawab terakhir kita di semester ini sebentar lagi akan berakhir, UAS tinggal menghitung hari kawan. Maka, manfaatkanlah bentuk tanggung jawab terakhir kita itu dengan sebaik mungkin. Ingat, pilihan itu adalah sebuah barang yang harus dilunasi. SEMANGAT UNTUK UAS SEMUA!! MARI BERJUANG MELUNASI TANGGUNG JAWAB ITU!!
*maaf jika ada yang kurang berkenan, dan panjangnya note ini yang di luar dugaan. Free for comment, guys!*
Hari ini adalah hari terakhir kuliah untuk semester dua ini. Tetapi, tentu saja ini bukan akhir dari kewajiban di semester dua, masih ada UAS/tugas akhir, ajang pembuktian tanggung jawab, ajang dimana mahasiswa harus dapat menunjukan apa-apa saja yang telah ia peroleh selama satu semester ini. Di luar itu semua (UAS, tugas, dkk.), saya merasa banyak poin penting yang telah saya dapat selama kurang lebih satu tahun saya belajar di Psikologi ini, dan saya ingin mengungkapkannya dalam sebuah refleksi ini.
Hakikat sebuah refleksi adalah mengetahui seberapa jauh kita dapat menangkap, mengenali dan memahami semua stimulus yang ada di sekitar kita.
Saya berusaha merefleksi semua kejadian ataupun kegiatan yang saya lihat, rasa dan lakukan dalam satu tahun belakangan ini (retrace). *sekali lagi, jangan langsung membayangkan tugas-tugas yang bejibun dulu, ini di luar itu semua*. Sebetulnya ini terkait dengan kuliah terakhir saya hari ini, yaitu Mata Kuliah Psikologi Umum II, yang mana dosen mata kuliah tersebut, Mas Adih Respati, memberikan penjelasan bahwa selama satu tahun pertama kita belajar di kampus, biasanya disebut masa pengenalan,
seharusnya memberikan gambaran atau peta besar tentang apa-apa saja yang akan kita pelajari selama kurang lebih tiga tahun mendatang.
Dari mulai kuliah-kuliah pengenalan dunia kampus, teori-teori dasar, sampai pada bagaimana kita harus memahami pola pikir ‘Psikologi’ dalam memandang kehidupan kelak (bisa disesuaikan dengan ilmu yang sekarang sedang anda dalami).
Apakah anda sudah menangkap itu semua??
Semua mata kuliah pada tahun pertama ini tentunya akan sangat berguna dalam mengikuti kuliah-kuliah pada tingkat-tingkat selanjutnya. Ibarat membangun sebuah rumah, maka yang pertama kali yang harus kita lakukan adalah menyediakan semua bahan pokoknya, lalu membuat pondasi rumah sekokoh mungkin. Begitu pula dengan kuliah tahun pertama ini, kita harus benar-benar menguasai ilmu-ilmu dasar pada tahun pertama (tidak main-main) agar kelak, pada kuliah-kuliah yang akan datang, kita mampu mengembangkan dan mengaplikasikan semua ilmu itu. Jadi bagaimana mungkin kita bisa men-skip semua ilmu pada tahun pertama ini dan berharap bisa melalui tahun berikutnya dengan lebih baik, tanpa gambaran/peta besar dalam suatu ilmu itu sendiri.
Buatlah sebuah kalimat yang merepresentasikan buku yang telah kamu baca, teori yang telah kamu dapat, film yang telah kamu tonton, lirik lagu yang telah kamu nyanyikan, musik yang telah kamu dengar, gambar yang telah kamu lihat, lalu berikan pada orang lain, bila orang lain itu dapat memahami pesan yang kamu tulis, berarti kamu telah memahami stimulus itu secara keseluruhan.
-Adih Respati-
Selama +/- setahun saya belajar pengantar ilmu-ilmu Psikologi *ingat ini masih pengantar, masih sangat dasar*, kesulitan pastilah ada. Psikologi itu membahas tentang kondisi jiwa, pikiran, perilaku, norma, perubahan fisik dalam tubuh, membuat alat ukur untuk itu semua, dsb. Artinya, sebagian besar apa yang dipelajari di dalam psikologi adalah abstrak, bukan ilmu pasti seperti rumus matematika, fisika, kimia atau rumus ekonomi, karena itu semua tidak dapat menjelaskan apa yang dibahas dalam psikologi tersebut. Dan disitulah kadangkala kesulitan bermula.
Kami semua di psikologi mempelajari pikiran manusia, yang sangat jelas sifatnya abstrak dan berbeda antara individu satu dengan lainnya. Maka dari itu, kami harus pintar-pintar membayangkan apa yang kami pelajari, dan cermat dalam menggunakan teori. Artinya begini, terkadang suatu teori tidaklah mampu menjelaskan satu populasi besar, yaitu manusia. Karena manusia itu sifatnya unik satu sama lain, maka terkadang kami harus cermat menentukan teori yang cocok untuk dibahas dalam suatu kasus. Mungkin kelihatannya mudah, tetapi nyatanya tidak demikian. Ini semua ibarat bermain games Maze, dimana kita harus menemukan jalan keluar yang tepat dari semua masalah atau kasus yang sedang dianalisis.
Namun, psikologi tidak juga dianggap sebagai ilmu yang sulit dipelajari pada akhirnya. Karena semua materi yang kami pelajari nyatanya sangat dekat dengat keseharian kami. Psikologi adalah ilmu yang sangat mudah untuk diaplikasikan langsung dibanding ilmu-ilmu eksak yang harus mengeluarkan biaya atau alat terlebih dahulu. Contohnya saja bagaimana dengan mudahnya kita dapat langsung menerapkan hirarki Maslow, yang menyatakan bahwa untuk memunculkan potensi diri manusia, maka kita harus memenuhi kebutuhan dasar dahulu (makan, minum, dsb), keamanan, penerimaan dan cinta kasih dari lingkungan, mempunyai harga diri, pengetahuan yang cukup, kemampuan untuk memperindah sesuatu.
Singkatnya, begitulah psikologi, ilmu yang telah saya pilih saya secara sadar untuk saya pelajari lebih dalam.
Terkait dengan pilihan, kita semua selalu dihadapkan dalam berbagai macam pilihan, pilihan untuk membaca habis note ini atau tidak, mengomentarinya atau tidak, dsb. Pilihan ada ditangan kita, sedangkan kebenaran tentang apa yang kita pilih hanya ditangan Allah.
Saya jadi ingat kuliah pertama sosiologi –mata kuliah individu, kebudayaan dan masyarakat- dan kuliah Filsafat Manusia. Kedua dosen dari mata kuliah tersebut menanyakan,
Mengapa kita memutuskan untuk kuliah?
Mengapa tidak bekerja atau menikah saja?
Mengapa kita memilih mengikuti ujian masuk perguruan tinggi dan memilih UI (misalnya) sebagai tempat kuliah kita?
Mengapa tidak memilih universitas lain?
Dan mengapa pada akhirnya kita memilih jurusan yang sekarang ini kita tekuni, Psikologi (misalnya)?
pilihan SENDIRI? yakiiin….?
bagaimana kalau gagal?
SALAH SIAPA?
APA YANG AKAN ANDA LAKUKAN?
Tak lama kemudian, suasana kelas sunyi sebentar, mungkin kita semua jadi berpikir ulang lagi, lalu menjadi ramai karena satu per satu orang mulai bersuara, menyatakan pendapatnya, berusaha menjawab semua pertanyaan itu.
Kalau dalam kuliah Pemahaman diri pertanyaan-pertanyaan seperti ini dikenal dengan self-direction. Self direction adalah kebutuhan untuk mengenal lebih banyak tentang diri dan dunia kita sebagai cara untuk mengarahkan kehidupan kita secara lebih efektif.
Tapi akhir-akhir ini saya jadi mengerti mengapa dosen-dosen tersebut menanyakan demikian. Pada dasarnya, mereka sedang ingin menanyakan sudah sejauh mana kita BERTANGGUNG JAWAB terhadap pilihan-pilihan yang kita buat.
Seperti kata Filsuf Ekstensialisme, Soren Kierkegaard, hidup bukanlah sebagaimana kita pikirkan, melainkan sebagaimana kita hayati. Dalam hidup manusia selalu dihadapkan pada pilihan-pilihan (Either/Or). Hanya pada saat lahir tidak ada pilihan bagi manusia. Dalam pilihan-pilihan inilah manusia menunjukkan eksistensinya.
Sartre juga berpendapat bahwa kebebasan erat kaitannya dengan tanggung jawab. Setiap manusia bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. Masukan dari orang lain merupakan pilihan; jika kita mengikuti nasihat, petunjuk atau perintah orang lain, tetap itu adalah pilihan kita; kita yang harus bertanggung jawab atas pilihan itu; kita yang harus menanggung konsekuensinya.
Ya, kita semua yang ini memang harus bertanggung jawab dengan pilihan-pilihan yang telah kita tentukan.
Sebelum memasuki periode perkuliahan, mahasiswa diwajibkan mengisi IRS, memilih mata kuliah apa yang ingin diikutinya dalam periode mendatang, berapa SKS yang ingin diambil, kelas mana yang ingin dipilih, kita semua bebas memilih itu semua bukan? (kecuali persyaratan pengambilan SKS). Lalu, sekarang kita semua sudah menjalani semua pilihan-pilihan itu (dengan baik). Tapi, halloo..dimanakah tanggung jawab kita ??
terkadang tanggung jawab merupakan uang yang harus dibayar setelah kita membeli semua kebebasan itu.
Tanggung jawab2 itu seperti mengikuti perkuliahan, mengerjakan tugas, dan belajar untuk ujian, dsb..
Hey, There, are you really has done those responsibility well??
Itu semua kembali lagi kepada kita masing-masing. Yang jelas, tanggung jawab terakhir kita di semester ini sebentar lagi akan berakhir, UAS tinggal menghitung hari kawan. Maka, manfaatkanlah bentuk tanggung jawab terakhir kita itu dengan sebaik mungkin. Ingat, pilihan itu adalah sebuah barang yang harus dilunasi. SEMANGAT UNTUK UAS SEMUA!! MARI BERJUANG MELUNASI TANGGUNG JAWAB ITU!!
*maaf jika ada yang kurang berkenan, dan panjangnya note ini yang di luar dugaan. Free for comment, guys!*
Kamis, 19 Maret 2009
Repost from my friend
Semakin kita dewasa, semakin banyak macam orang yang kita temui.Tidaklah mustahil jika suatu ketika ada satu laki-laki datang kepada kita, untuk mengikat kita,tapi bukan sebagai istri. Pacar, HTS-an, mengetake kita, apapun itu.
Jika kamu pikir dia adalah laki-laki yang saleh,ketahuilah bahwa orang saleh tidak akan mendahului ketentuan Allah, untuk mencoba-coba berpasangan, sebelum ia bertemu dengan jodohnya. Sebelum ia betul-betul berpasangan dengan seorang perempuan, di atas janji suci, di hadapan Allah.
Jika kamu pikir dia adalah laki-laki yang baik, ketahuilah bahwa orang yang baik tidak akan menodaimu, dengan zina yang ia torehkan kepadamu. Orang yang baik pasti tidak akan membiarkan dirimu berhubungan dengannya, agar kamu tetap mempunyai hati yang bersih.
Jika kamu pikir dia adalah laki-laki yang dewasa, ketahuilah bahwa orang dewasa adalah orang yang berani bertanggung jawab atas segala perbuatannya.Orang yang bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan, tidak hanya kepada dirinya dan dirimu saja.Tapi juga kepada Allah Azza wa Jalla.
Jika kamu pikir dia adalah laki-laki yang pengertian, ketahuilah bahwa orang yang pengertian seharusnya terlebih dulu mengerti akan kedudukannya sebagai makhluk Allah. Bahwa kewajibannya untuk mengikuti perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, bahkan tidak mendekati apa yang menurutnya syubhat, ya, seperti menjalin hubungan denganmu itu.
Bukankah Al-Qur’an telah jelas mengatur segalanya…
قل للمؤمنين يغضوا من أبصارهم ويحفظوا فروجهم ذلك أزكى لهم إن الله خبير بما يصنعون
Artinya : Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". (QS. An-Nur : 30)
الخبيثات للخبيثين والخبيثون للخبيثات والطيبات للطيبين والطيبون للطيبات أولئك مبرؤون مما يقولون لهم مغفرة ورزق كريم
Artinya : “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga).” (QS. An-Nur : 26)
Sulit untuk istiqamah, sulit untuk menghindari itu semua.Tapi semua ini akan kita nikmati dengan indah, apabila kita tetap ingat bahwa Allah satu-satunya kekasih kita.
وإذا سألك عبادي عني فإني قريب أجيب دعوة الداع إذا دعان فليستجيبوا لي وليؤمنوا بي لعلهم يرشدون
Artinya : “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”
(QS. Al-Baqarah : 186)
*Love u Lillah, saudariku ^^
Created by Hamida Amalia
Typewritten by Nurwenda Amini
Posted by Azaria Zakiah
Repost by Belinda Rahmadara (dengan revisi)
Jika kamu pikir dia adalah laki-laki yang saleh,ketahuilah bahwa orang saleh tidak akan mendahului ketentuan Allah, untuk mencoba-coba berpasangan, sebelum ia bertemu dengan jodohnya. Sebelum ia betul-betul berpasangan dengan seorang perempuan, di atas janji suci, di hadapan Allah.
Jika kamu pikir dia adalah laki-laki yang baik, ketahuilah bahwa orang yang baik tidak akan menodaimu, dengan zina yang ia torehkan kepadamu. Orang yang baik pasti tidak akan membiarkan dirimu berhubungan dengannya, agar kamu tetap mempunyai hati yang bersih.
Jika kamu pikir dia adalah laki-laki yang dewasa, ketahuilah bahwa orang dewasa adalah orang yang berani bertanggung jawab atas segala perbuatannya.Orang yang bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan, tidak hanya kepada dirinya dan dirimu saja.Tapi juga kepada Allah Azza wa Jalla.
Jika kamu pikir dia adalah laki-laki yang pengertian, ketahuilah bahwa orang yang pengertian seharusnya terlebih dulu mengerti akan kedudukannya sebagai makhluk Allah. Bahwa kewajibannya untuk mengikuti perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, bahkan tidak mendekati apa yang menurutnya syubhat, ya, seperti menjalin hubungan denganmu itu.
Bukankah Al-Qur’an telah jelas mengatur segalanya…
قل للمؤمنين يغضوا من أبصارهم ويحفظوا فروجهم ذلك أزكى لهم إن الله خبير بما يصنعون
Artinya : Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". (QS. An-Nur : 30)
الخبيثات للخبيثين والخبيثون للخبيثات والطيبات للطيبين والطيبون للطيبات أولئك مبرؤون مما يقولون لهم مغفرة ورزق كريم
Artinya : “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga).” (QS. An-Nur : 26)
Sulit untuk istiqamah, sulit untuk menghindari itu semua.Tapi semua ini akan kita nikmati dengan indah, apabila kita tetap ingat bahwa Allah satu-satunya kekasih kita.
وإذا سألك عبادي عني فإني قريب أجيب دعوة الداع إذا دعان فليستجيبوا لي وليؤمنوا بي لعلهم يرشدون
Artinya : “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”
(QS. Al-Baqarah : 186)
*Love u Lillah, saudariku ^^
Created by Hamida Amalia
Typewritten by Nurwenda Amini
Posted by Azaria Zakiah
Repost by Belinda Rahmadara (dengan revisi)
Hadiah Terindah...
Menjelang hari raya, seorang ayah membawa beberapa gulung kertas kado . Putrinya yang masih kecil , masih balita, meminta satu gulung kertas. “untuk apa?” Tanya sang ayah. “untuk membungkus kado, mau kasih hadiah” jawab si kecil. “jangan di buang-buang, ya,” pesan sang ayah sambil memberikan satu gulungan kecil. Persis pada hari raya, pagi-pagi sekali, si kecil sudah bangun dan membangunkan ayahnya. “Pa..pa.. ada hadiah untuk papa..”. Sang ayah masih malas-malasan bangun, matanya pun belum melek. Dia hanya menjawab, “sudahlah, nanti saja.” Tetapi, si kecil pantang menyerah, “Pa, bangun pa, sudah siang.”
“Ah, kamu gimana sih pagi-pagi sudah bangunin papa.” Ia mengenali kertas kado yang pernah ia berikan pada anaknya.
“Hadiah apa ini?”. “Hadiah hari raya untuk papa. Buka dong, Pa. Buka sekarang.” Sang ayah pun membuka bungkusan itu. Ternyata hadiah itu hanyalah kotak KOSONG.
Tidak berisi apapun juga. “Ah, kamu bisa saja. Bingkisannya kok kosong. Buang-buang kertas kado Papa. Kan mahal?”
Si kecil menjawab, “Nggak, Pa. nggak kosong. Tadi Putri masukin begitu buaaanyak ciuman untuk Papa.”
Sang ayah pun terharu, ia mengangkat anaknya. Dipeluk dan diciuminya sembari berujar, “Putri, Papa belum pernah menerima hadiah seindah ini. Papa akan selalu menyimpan kotak ini. Papa akan bawa ke kantor dan sekali-kali kalau perlu ciuman Putri, papa akan mengambil satu. Nanti kalau habis, diisi lagi ya!”
=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=
Renungan :
Kotak kosong yang sesaat sebelumnya dianggap tidak berisi, tidak memiliki nilai apapun, tiba-tiba terisi, tiba-tiba memiliki nilai begitu tinggi.
Apa yang terjadi?
Kenapa kotak itu memiliki nilai yang sangat tinggi dimata sang ayah? Padahal di mata orang lain, kotak itu tidak memiliki nilai apapun. Orang lain akan tetap menganggapnya kotak kosong. Kosong bagi seseorang bisa dianggap tidak penuh oleh orang lain. Sebaliknya, penuh bagi seseorang bisa dianggap kosong oleh orang lain.
Kosong dan penuh – dua-duanya adalah hasil “pikiran” Anda sendiri.
Sebagaimana Anda memandang hidup – demikianlah kehidupan Anda. Hidup menjadi berarti dan bermakna karena anda memberikan arti kepadanya memberi makna kepadanya.
Bagi mereka yang tidak memberikan makna, tidak memberikan arti, hidup ini ibarat lembaran kertas kosong.
Diambil dari : Buku Hadiah Terindah : 88 Kisah Motivasi dan Inspirasi bagi Sukses Hidup dan Karier.
“Ah, kamu gimana sih pagi-pagi sudah bangunin papa.” Ia mengenali kertas kado yang pernah ia berikan pada anaknya.
“Hadiah apa ini?”. “Hadiah hari raya untuk papa. Buka dong, Pa. Buka sekarang.” Sang ayah pun membuka bungkusan itu. Ternyata hadiah itu hanyalah kotak KOSONG.
Tidak berisi apapun juga. “Ah, kamu bisa saja. Bingkisannya kok kosong. Buang-buang kertas kado Papa. Kan mahal?”
Si kecil menjawab, “Nggak, Pa. nggak kosong. Tadi Putri masukin begitu buaaanyak ciuman untuk Papa.”
Sang ayah pun terharu, ia mengangkat anaknya. Dipeluk dan diciuminya sembari berujar, “Putri, Papa belum pernah menerima hadiah seindah ini. Papa akan selalu menyimpan kotak ini. Papa akan bawa ke kantor dan sekali-kali kalau perlu ciuman Putri, papa akan mengambil satu. Nanti kalau habis, diisi lagi ya!”
=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=.=
Renungan :
Kotak kosong yang sesaat sebelumnya dianggap tidak berisi, tidak memiliki nilai apapun, tiba-tiba terisi, tiba-tiba memiliki nilai begitu tinggi.
Apa yang terjadi?
Kenapa kotak itu memiliki nilai yang sangat tinggi dimata sang ayah? Padahal di mata orang lain, kotak itu tidak memiliki nilai apapun. Orang lain akan tetap menganggapnya kotak kosong. Kosong bagi seseorang bisa dianggap tidak penuh oleh orang lain. Sebaliknya, penuh bagi seseorang bisa dianggap kosong oleh orang lain.
Kosong dan penuh – dua-duanya adalah hasil “pikiran” Anda sendiri.
Sebagaimana Anda memandang hidup – demikianlah kehidupan Anda. Hidup menjadi berarti dan bermakna karena anda memberikan arti kepadanya memberi makna kepadanya.
Bagi mereka yang tidak memberikan makna, tidak memberikan arti, hidup ini ibarat lembaran kertas kosong.
Seorang konsultan psikologi paling jenius sekalipun tidak lebih mengerti tentang pikiran dan keinginan Anda lebih daripada diri Anda sendiri.
Diambil dari : Buku Hadiah Terindah : 88 Kisah Motivasi dan Inspirasi bagi Sukses Hidup dan Karier.
Jumat, 16 Januari 2009
Selalu Antara Engkau dan Tuhan

Selalu Antara Engkau dan Tuhan
Orang kerap kali tidak bernalar, tak logis & egois
Biar begitu, maafkanlah mereka
Bila engkau baik, orang mungkin akan menuduhmu
Menyembunyikan motif egois.
Biar begitu, tetaplah bersikap baik.
Bila engkau jujur dan berterus terang,
Orang akan menipumu.
Biar begitu, tetaplah jujur dan berterus terang.
Apa yang engkau bangun bertahun-tahun,
Mungkin akan dihancurkan seseorang dalam semalam.
Biar begitu, tetaplah membangun.
Bila engkau menemukan ketenangan dan kebahagiaan
Orang mungkin akan iri hati dan dengki.
Biar begitu, tetaplah berbahagia dan temukan kedamaian hati.
Kebaikan yang engkau lakukan hari ini
Mungkin akan dilupakan orang keesokan harinya.
Biar begitu, tetaplah lakukan kebaikan.
Ketahuilah, pada akhirnya,
Sesungguhnya ini semua adalah
ANTARA ENGKAU DAN TUHANMU
Tidak pernah
ANTARA ENGKAU DAN MEREKA
(A letter from Mother Teressa)
Teman, memang benar semua yang terjadi pada akhirnya hanya urusan kita (sebagai mahluknya) dengan yang Maha Mencipta.
Ingatlah teman, semua yang telah kita lakukan akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak.
Berhati-hatilah dalam berniat dan bertindak,
Ingatlah teman, kita selalu diawasi olehNya.
Jadilah baik,
Namun jangan terlalu baik!
Jadilah serius,
Namun jangan terlalu serius!
Bergembiralah.
Bermainlah.
Nikmatilah hidup!
Rahasia hidup baik adalah selalu hidup dengan hati yang bahagia
Dan maknailah hidup dengan penuh BIJAKSANA.
ikan menjadi kuat karena melawan arus.
Manusia menjadi kuat karena mengalami penderitaan.
BERSYUKURLAH saat mengalami penderitaan
Karena itulah peluang untuk menjadi pemenang.
Semangat ya semua..
Liburan memang perlu,
Asal jangan terlena karenanya..ok?!
”Happy Holiday, guys!!”
Regards,
Ibel (^^,)
Orang kerap kali tidak bernalar, tak logis & egois
Biar begitu, maafkanlah mereka
Bila engkau baik, orang mungkin akan menuduhmu
Menyembunyikan motif egois.
Biar begitu, tetaplah bersikap baik.
Bila engkau jujur dan berterus terang,
Orang akan menipumu.
Biar begitu, tetaplah jujur dan berterus terang.
Apa yang engkau bangun bertahun-tahun,
Mungkin akan dihancurkan seseorang dalam semalam.
Biar begitu, tetaplah membangun.
Bila engkau menemukan ketenangan dan kebahagiaan
Orang mungkin akan iri hati dan dengki.
Biar begitu, tetaplah berbahagia dan temukan kedamaian hati.
Kebaikan yang engkau lakukan hari ini
Mungkin akan dilupakan orang keesokan harinya.
Biar begitu, tetaplah lakukan kebaikan.
Ketahuilah, pada akhirnya,
Sesungguhnya ini semua adalah
ANTARA ENGKAU DAN TUHANMU
Tidak pernah
ANTARA ENGKAU DAN MEREKA
(A letter from Mother Teressa)
Teman, memang benar semua yang terjadi pada akhirnya hanya urusan kita (sebagai mahluknya) dengan yang Maha Mencipta.
Ingatlah teman, semua yang telah kita lakukan akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak.
Berhati-hatilah dalam berniat dan bertindak,
Ingatlah teman, kita selalu diawasi olehNya.
Jadilah baik,
Namun jangan terlalu baik!
Jadilah serius,
Namun jangan terlalu serius!
Bergembiralah.
Bermainlah.
Nikmatilah hidup!
Rahasia hidup baik adalah selalu hidup dengan hati yang bahagia
Dan maknailah hidup dengan penuh BIJAKSANA.
ikan menjadi kuat karena melawan arus.
Manusia menjadi kuat karena mengalami penderitaan.
BERSYUKURLAH saat mengalami penderitaan
Karena itulah peluang untuk menjadi pemenang.
Semangat ya semua..
Liburan memang perlu,
Asal jangan terlena karenanya..ok?!
”Happy Holiday, guys!!”
Regards,
Ibel (^^,)
Play This Songs!!
This is actually quite FUNNY1. Put your music on shuffle.2. For each question, press the next button to get your answer.3. YOU MUST WRITE THAT SONG NAME DOWN NO MATTER HOW SILLY IT SOUNDS!4. Tag as many as your friends who might enjoy doing the memo as well as the person you got the memo from.1. IF SOMEONE SAYS "IS THIS OKAY" YOU SAY? Who Knows – Avril Lavigne
*terserah ajalah..
... Who knows what could happen. Do what you do, just keep on laughing One thing's true, there's always a brand new day I'm gonna live today like it's my last day…*2 . WHAT WOULD BEST DESCRIBE YOUR PERSONALITY? Too Much To Ask – Avril Lavigne
*emang gw tuh terbilang cerewet,
gw merasa klo gw tuh banyak nanya2,
Ke siapa pun, apa pun itu, yah, begitulah..
Itu semua karena gw peduli, guys!
Hohoho..*
3 . WHAT DO YOU LIKE IN A GUY/GIRL? Doushite kimi wo suki ni natte shimattandarou – TVXQ
*gw sendiri masih suka bertanya-tanya..
Why Have I Fallen in Love With Him?? haha..*4 . HOW DO YOU FEEL TODAY? Keep Holding On – Avril Lavigne
*apapun yang terjadi ‘keep holding on’ ajalah,
Percaya ini pasti yang terbaik! Hehe
So, still fighting. Ok!!*5 . WHAT IS YOUR MOTTO? Failure (is always the best way to learn) – Kings of Convenience
*bener2..setuju banget gw sama apa yang
dibilang di lagu ini..hehe..*
6 . WHAT IS YOUR LIFE'S PURPOSE? Purple Line – TVXQ
*jalani aja hari-hari kayak lirik di lagu itu,
Cek liriknya di notes sebelumnya ^^*7 . WHAT DO YOUR FRIENDS THINK OF YOU? Misread – Kings of Convenience
*banyak orang salah menilai tentang gw,
So, i wanna ask you..
What do u know?
It Happened Again.. huhu T_T*
8 . WHAT DO YOU THINK ABOUT VERY OFTEN?
Things I’ll Never Say – Avril Lavigne
*can I sing this song for you right now??
I wish i could..hahaha*
9 . WHAT IS 2+2? Love In The Ice – TVXQ
*really very beautiful love song, top recomended deh :
Cek baik2 artinya yah..hehe..*
10 . WHAT DO YOU THINK OF YOUR BEST FRIEND?
Mercy – One Republic
*coba “angel” di lagu itu diganti “friend” deh,
How can I take U here, guys?!
Pengen ngumpul bareng sama kalian lagi...huhu*
11 . WHAT DO YOU THINK OF THE PERSON YOU LIKE? Haru Haru – Big Bang
*yeah.. i become a dull day by day because of you..*
12 . WHAT IS YOUR LIFE STORY? It Comes and It Goes – Dido
*sama, ini juga udah pernah gw tulis liriknya di notes sebelumnya,
Life is very dinamic, guys! Hoho..*13 . WHAT DO YOU WANT TO BE WHEN YOU GROW UP? I Can Do Better – Avril Lavigne
*yakin, pasti bisa jadi lebih baik lagi nantinya!
Hahaha..semangat.!!*
14 . WHAT WILL THEY PLAY AT YOUR FUNERAL?
Ayat Kursi, Yasin, doa2 lain pastinya. Hhe J 15 . WHAT WILL YOU DANCE TO AT YOUR WEDDING? I’d Rather Dance With You – Kings of Convenience
*Hayoh, let’s dance ajah dari pada banyak ngomong2 yang ga jelas!
Haha..*
16 . WHAT DO YOU THINK WHEN YOU SEE THE PERSON YOU LIKE? She Is – Clazziquai
*tentu saja “she” di sini diganti “he” yah,
... I didn't at first, but now I can feel your presence
As time passes, I'm changing more and more...*
17 . WHAT IS YOUR HOBBY/INTEREST?
Won’t stop – One Republic
*sesuatu yang gw senangi itu susah untuk dihentikan, euy!
Hehe =p* 18 . WHAT IS YOUR BIGGEST SECRET?
Lie – Big Bang
*yeah, gw takut banget sampe bohongin diri gw sendiri,
..huhu*
19 . WHAT DO YOU THINK OF YOUR FRIENDS? With U – Rain
*my friends..
...With u i’m not alone,
With u i’m never fall...
Yeah, bersama kita bisa!!haha*
20 . WHAT'S THE WORST THING THAT COULD HAPPEN? Everything gonna be alright (track 4) – OST Coffee Prince
*tetep percaya semua akan baik-baik saja,
Ambil hikmahnya aja deh, hehe..*
21 . WHAT MAKES YOU CRY?
Rindu Rasul – Bimbo
*serius ni lagu meski udah jadul bgt tetep aja bikin gw nangis,
Setiap kali gw dengerin.
Andai beliau masih hidup T_T*22 . WHAT MAKES YOU LAUGH?
Toxic Girl – Kings of Convenience
*seperti yang pernah di notes gw sebelumnya,
ni lagu emang pas bgt buat nyindir seseorang,
haha..cek videonya di music i like gw (the girl),
liriknya juga ada di notes sebelumnya, kocak banget deh!!hha *
23 . WHAT IS THE ONE THING YOU REGRET? Stop and Stare – One Republic
*hmm..ya harusnya gw lebih nyadar dan fokus dengan
keadaan gw sekarang yah..
ga boleh kayak gitu lagi..hhe*
24 . HOW WILL YOU DIE? Breatheless – The Corrs
*perlahan tapi pasti kehilangan napas.
Hehe..*25 . WILL YOU EVER GET MARRIED?
Best in Me – Blue
*yaiyalah, mau!*
26 . WHAT DO YOUR PARENTS THINK OF YOU? Big Girls Don’t Cry – Fergie
*ayo dong, anak mama papa gak boleh nangis lagi yah..
Udah gede kan katanya?!
Huaahh..so sweet!!*
27 . DOES ANYONE LIKE YOU? Love Is Weaken When It Comes Out Of Mouth - Low-End Project
*yah, meneketehe lah ya..
Mungkin ada, mungkin nggak..
Terkadang itu sulit untuk diungkapkan..hehe*28 . WHAT SCARES YOU THE MOST?
Only Hope – Mandy Moore
*really scares that it only hope!* 29 . IF YOU COULD GO BACK IN TIME, WHAT WOULD YOU CHANGE? 11 Januari – Gigi
*bukan berarti gw pengen ngulang 11 Januari kemaren yah,,
ada kejadian aneh aja pas gw pernah nyanyi lagu itu,
yang pengen gw ulang lebih baik lagi..haha*
30 . WHAT WILL YOU POST THIS AS? Thank You – Dido
*tengss buat risca yang udah ngetag gw..
Notes ini cukup menyenangkanlah..hehe ^^*
*terserah ajalah..
... Who knows what could happen. Do what you do, just keep on laughing One thing's true, there's always a brand new day I'm gonna live today like it's my last day…*2 . WHAT WOULD BEST DESCRIBE YOUR PERSONALITY? Too Much To Ask – Avril Lavigne
*emang gw tuh terbilang cerewet,
gw merasa klo gw tuh banyak nanya2,
Ke siapa pun, apa pun itu, yah, begitulah..
Itu semua karena gw peduli, guys!
Hohoho..*
3 . WHAT DO YOU LIKE IN A GUY/GIRL? Doushite kimi wo suki ni natte shimattandarou – TVXQ
*gw sendiri masih suka bertanya-tanya..
Why Have I Fallen in Love With Him?? haha..*4 . HOW DO YOU FEEL TODAY? Keep Holding On – Avril Lavigne
*apapun yang terjadi ‘keep holding on’ ajalah,
Percaya ini pasti yang terbaik! Hehe
So, still fighting. Ok!!*5 . WHAT IS YOUR MOTTO? Failure (is always the best way to learn) – Kings of Convenience
*bener2..setuju banget gw sama apa yang
dibilang di lagu ini..hehe..*
6 . WHAT IS YOUR LIFE'S PURPOSE? Purple Line – TVXQ
*jalani aja hari-hari kayak lirik di lagu itu,
Cek liriknya di notes sebelumnya ^^*7 . WHAT DO YOUR FRIENDS THINK OF YOU? Misread – Kings of Convenience
*banyak orang salah menilai tentang gw,
So, i wanna ask you..
What do u know?
It Happened Again.. huhu T_T*
8 . WHAT DO YOU THINK ABOUT VERY OFTEN?
Things I’ll Never Say – Avril Lavigne
*can I sing this song for you right now??
I wish i could..hahaha*
9 . WHAT IS 2+2? Love In The Ice – TVXQ
*really very beautiful love song, top recomended deh :
Cek baik2 artinya yah..hehe..*
10 . WHAT DO YOU THINK OF YOUR BEST FRIEND?
Mercy – One Republic
*coba “angel” di lagu itu diganti “friend” deh,
How can I take U here, guys?!
Pengen ngumpul bareng sama kalian lagi...huhu*
11 . WHAT DO YOU THINK OF THE PERSON YOU LIKE? Haru Haru – Big Bang
*yeah.. i become a dull day by day because of you..*
12 . WHAT IS YOUR LIFE STORY? It Comes and It Goes – Dido
*sama, ini juga udah pernah gw tulis liriknya di notes sebelumnya,
Life is very dinamic, guys! Hoho..*13 . WHAT DO YOU WANT TO BE WHEN YOU GROW UP? I Can Do Better – Avril Lavigne
*yakin, pasti bisa jadi lebih baik lagi nantinya!
Hahaha..semangat.!!*
14 . WHAT WILL THEY PLAY AT YOUR FUNERAL?
Ayat Kursi, Yasin, doa2 lain pastinya. Hhe J 15 . WHAT WILL YOU DANCE TO AT YOUR WEDDING? I’d Rather Dance With You – Kings of Convenience
*Hayoh, let’s dance ajah dari pada banyak ngomong2 yang ga jelas!
Haha..*
16 . WHAT DO YOU THINK WHEN YOU SEE THE PERSON YOU LIKE? She Is – Clazziquai
*tentu saja “she” di sini diganti “he” yah,
... I didn't at first, but now I can feel your presence
As time passes, I'm changing more and more...*
17 . WHAT IS YOUR HOBBY/INTEREST?
Won’t stop – One Republic
*sesuatu yang gw senangi itu susah untuk dihentikan, euy!
Hehe =p* 18 . WHAT IS YOUR BIGGEST SECRET?
Lie – Big Bang
*yeah, gw takut banget sampe bohongin diri gw sendiri,
..huhu*
19 . WHAT DO YOU THINK OF YOUR FRIENDS? With U – Rain
*my friends..
...With u i’m not alone,
With u i’m never fall...
Yeah, bersama kita bisa!!haha*
20 . WHAT'S THE WORST THING THAT COULD HAPPEN? Everything gonna be alright (track 4) – OST Coffee Prince
*tetep percaya semua akan baik-baik saja,
Ambil hikmahnya aja deh, hehe..*
21 . WHAT MAKES YOU CRY?
Rindu Rasul – Bimbo
*serius ni lagu meski udah jadul bgt tetep aja bikin gw nangis,
Setiap kali gw dengerin.
Andai beliau masih hidup T_T*22 . WHAT MAKES YOU LAUGH?
Toxic Girl – Kings of Convenience
*seperti yang pernah di notes gw sebelumnya,
ni lagu emang pas bgt buat nyindir seseorang,
haha..cek videonya di music i like gw (the girl),
liriknya juga ada di notes sebelumnya, kocak banget deh!!hha *
23 . WHAT IS THE ONE THING YOU REGRET? Stop and Stare – One Republic
*hmm..ya harusnya gw lebih nyadar dan fokus dengan
keadaan gw sekarang yah..
ga boleh kayak gitu lagi..hhe*
24 . HOW WILL YOU DIE? Breatheless – The Corrs
*perlahan tapi pasti kehilangan napas.
Hehe..*25 . WILL YOU EVER GET MARRIED?
Best in Me – Blue
*yaiyalah, mau!*
26 . WHAT DO YOUR PARENTS THINK OF YOU? Big Girls Don’t Cry – Fergie
*ayo dong, anak mama papa gak boleh nangis lagi yah..
Udah gede kan katanya?!
Huaahh..so sweet!!*
27 . DOES ANYONE LIKE YOU? Love Is Weaken When It Comes Out Of Mouth - Low-End Project
*yah, meneketehe lah ya..
Mungkin ada, mungkin nggak..
Terkadang itu sulit untuk diungkapkan..hehe*28 . WHAT SCARES YOU THE MOST?
Only Hope – Mandy Moore
*really scares that it only hope!* 29 . IF YOU COULD GO BACK IN TIME, WHAT WOULD YOU CHANGE? 11 Januari – Gigi
*bukan berarti gw pengen ngulang 11 Januari kemaren yah,,
ada kejadian aneh aja pas gw pernah nyanyi lagu itu,
yang pengen gw ulang lebih baik lagi..haha*
30 . WHAT WILL YOU POST THIS AS? Thank You – Dido
*tengss buat risca yang udah ngetag gw..
Notes ini cukup menyenangkanlah..hehe ^^*
Langganan:
Postingan (Atom)