Laman

Tampilkan postingan dengan label personal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label personal. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Juni 2010

me in tumblr

anyeong haseo..yeorobun..

sejak beberapa hari yang lalu, gw baru aja meluncurkan *caelah bahasanya* tumblr gw,.
ehehe..
cek ini ya, coz somehow gw males ngepost di blogspot, so you can find me there or my twitter account! see yaa! :D

http://goodbyefairytale.tumblr.com/

Sabtu, 26 Juni 2010

The Question I Can't Handle

is there any possibilities for me to write any beautiful words if no others to come in?
I guees it, yes!

Things seem so much better when
they're not part of your close surroundings.
Like words in a letter sent,
amplified by the distance.
Possibilities and sweeter dreams,
sights and sounds calling from far away,
calling from far away..

I fell out, out of you and me
You're fading from view
And you're falling into history

I never thought that I'd say
That I don't really miss you
I lived, I breathed your breath through me
Time has a way of passing by
Until I don't remember why or how to hurt for you

just let it fall,
and life would be better when suddenly someone hold your hands.

-- just make me consider, that it was truly..
empty.

a game addict

(just a small talk)

girl : are you a game addict?

boy : yes, of course!

girl : what game do you play most?

boy : mm.. it’s called, love.

girl : oh! danger!





Sabtu, 13 Maret 2010

Random Quotes

temukan makna dari kutipan-kutipan yang saya dapat ini..
it's fabolous, guys! enjoy!


· “Just for balancing, like I said before” ~Farah Syarifaini, my lovely cousin.


· “Islam tidak pernah memaksa. Barang siapa mau beriman, silahkan. Barang siapa mau beribadah, juga silahkan. Bila tidak mau juga silahkan. Tapi ingat, semua itu pasti ada konsekuensinya” ~Quraish Shihab.


· “Belajar yang benar, Sholat yang benar, jangan lakuin yang macem-macem dulu, nak! Kalau udah lulus baru mikirin jodoh!” ~seorang lelaki paruh baya yang kutemui di 19.


· “Pupuk dari iman itu adalah ilmu. Semakin tinggi ilmu (agama)nya, semakin subur imannya.” ~Aa’ Gym.


· “Kalau pun udah terjebak dari sebuah lubang masalah, coba cari highlightnya deh! Karena kita gak punya kuasa untuk memutar ulang waktu.” ~Dian Oriza, my wise PA


· “Jika anda mau dihargai orang lain, maka buatlah orang lain melihat anda sebagai pribadi yang pantas mendapatkan hal yang sekarang anda jalani” ~Mario Teguh, motivator


· “Ada harga yang pantas untuk setiap usaha yang kita lakukan. Kalau usaha kita cuman setengah-setengah, orang pun akan membayar kita dengan setengah-setengah.” ~Murwendah, my smart friend.


· ham honge kamyaab, kita pasti bisa mengatasinya!” ~Shah Rukh Khan dalam My Name is Khan.


· “Jangan jadikan sedang banyak masalah sebagai alasan tidak konsentrasi. Karena kelak kalau udah kerja, kita semua akan diuji terus menerus seperti itu. Orang dewasa itu harus mampu bertanggung jawab terhadap apa yang dimilikinya, meskipun dia sedang banyak masalah.” ~my mother, my best motivator


"the unfamiliar is right below our eyes, don't look for what we know"

(Freedom and It's Owner, Kings of Convenience)


I miss that moment :')

oh, dear. you should be know how I miss that moment so badly! even if we couldn't return it again.

- laugh tears smile sad be the one if I see this photo again -

am I Alice?


Terkadang, saya merasa seperti Alice dalam dunia yang ajaib. Berpetualang dalam fantasinya sendiri, mencari tahu jalan keluar dari petunjuk-petunjuk teman-temannya.



Lalu saya terbangun dari mimpi, dan menyadari bahwa saya bukanlah Alice, yang lemah dan kabur dari suatu pertanyaan. Saya bukanlah Alice, yang sering bermimpi buruk lalu masuk ke dunia khayalannya sendiri, dan dalam sekejap mampu menghilang dari keramaian.


Tapi saya mungkin seperti Alice, manusia yang tidak bisa disukai oleh semua orang. Mungkin ada yang memusuhi saya, mungkin juga ada yang menunggu kehadiran saya sebagai ksatrianya. Saya mungkin seperti Alice, yang kadang sering meragukan kemampuan saya sendiri, lalu datang si bijak Absolem dan mengatakan, “Bagaimana kalau ternyata ini semua bukanlah mimpi? Tidakkah kau menyadari bahwa ini adalah kehidupan nyatamu? Dan selama kau berada dalam dunia nyata, kemampuanmu akan selalu diuji, Alice!”


And yes,baby! Actually, I never walk alone.

Actually, we never walk alone.


And now, I find,
it was
YOU all the time.


Kamis, 04 Maret 2010

terus begini



Ketika nahkoda memberitahu saya bahwa sebentar lagi kapal ini akan berlabuh, mungkinkah saya memaksanya untuk berbalik arah?


Walau kini kapal ini telah berlabuh di sebuah pulau, mungkinkah segala isinya akan sama dengan pulau-pulau terdahulu yang pernah saya tinggali?


Semakin sempit, semakin sesak, terasing sangat, ketika saya menyadari pulau ini tak seindah pulau terdahulu


Walau harta karun berada disini, tetap saya merindukan pulau terdahulu
Darah saya terlalu manis untuk terluka lagi


Saya pun mencoba melihat harta karun itu, tak disangka apa yang saya lihat sangat mirip dengan apa yang saya jumpai di pulau terdahulu



Saya pun mencoba bertahan di pulau ini
Duduk melihat laut, dan terus memikirkan apa yang saya bisa lakukan dengan harta karun ini
Saya tak berani menyentuhnya, karena saya tahu itu bukan milik saya
Saya hanya berani menatapnya dari kejauhan


Mungkin harta karun itu tak mengerti arti tatapan saya, tapi dia harus tahu bahwa saya memiliki tanda-tanda yang dapat ia mengerti




I wish there was a way to make you read the signs,
I wish the only thing I
had to do was to, Hold my arms around you.
So long, so hard, Until you’d understand.
So long, so hard, Until you’d understand


Lama terus saya menunggu hingga harta karun ini dapat menangkap tanda-tanda dari saya
Saya ingin mendekat, tapi itu terlalu berbahaya


Lama terus saya menunggu, lalu saya menyadari harta karun ini semakin hari semakin menampakkan sinarnya
Saya ingin mendekat, tapi itu terlalu berbahaya


Saya hanya ingin menikmati masa-masa seperti ini
Kemudian angin dan hujan pun melantunkan lagu, “kita harus mengucapkan salam perpisahan. Katakan selamat tinggal!”


Nahkoda dan kapal sudah siap berangkat pergi meninggalkan pulau ini
Lalu harus saya apakan harta karun ini? Saya bawa pergi atau tinggalkan saja?
Lagi-lagi, harta karun ini tidak akan mengerti


Ketika saya hendak mengatakan baik-baik, tiba-tiba saya menangis
Bahkan teriakan nahkoda tak bisa membendung isak tangis saya


Terkadang saya bisa mengatakan kebenaran dan terkadang tidak
Waktu saya tak banyak, dan ini sudah saatnya saya pergi meninggalkan pulau ini
Pergi mencari pulau lain.

Begitulah,
ia datang, dan kemudian ia pergi..
dan ntah sampai berapa lama ia akan terus begini

matahari pun mulai mendekat,
ntah berapa pulau lagi yang akan saya jelajahi

M-A-R-E-T !!!


Maret,
Bulannya KoC (kings of convenience .red)
Maret,
Bulannya UTS semester 4
Maret,
Bulannya saya pulang-pergi sendiri dari rumah (sebelumnya masih suka dianter-jemput bokap .red)
Maret,
Banyak proker ILC yang harus dilaksanakan, dan saya menjadi penanggung jawabnya
Maret,
Ketika musim dingin beralih menjadi musim semi, dan seharusnya saya bergembira
Maret,
Ketika musim semi yang indah itu, yang banyak dihiasi bunga bermekaran itu, sedikit membuat saya terusik dengan mengingatnya
Maret,
Mengingatnya pun saya tak ingin, akan seperti apa saya nanti pada bulan-bulan setelahmu. Bisakah semenarik bulan-bulan sebelumnya?

Maret,
Ketika bulan ini menjadi deadline masa kerja Phenylethylamine (PEA) saya,
Ketika tepat 18 bulan itu jatuh pada bulan ini,
Ketika saya ingin tidak percaya tanggal-an ini,
Ketika saya hampir tidak ingin percaya bahwa selama 18 bulan ini tidak ada kemajuan yang berarti,
Ketika semua hampir menjadi ambigu bagi saya,
Ketika seseorang disana berespon tanpa ada kejelasan arah,
Ketika saya bangun dari mimpi dan menyadari “sia-siakah selama ini?”
Ketika (mungkin) nanti ntah berapa tetesan air mata akan keluar dari mata ini (lagi),
Ketika semua rasa itu akan berhenti.
Hingga akhirnya saya akan berkata,

Maret tahun ini akan terasa kelabu bagi saya!



Dan jika pun saya punya kuasa untuk memperpanjang masa kerja PEA saya, saya tidak akan memperpanjangnya!.
Karena untuk berbagai alasan saya tahu semua akan sama saja…

Dan untuk beberapa luka ini, saya tidak akan memperparahnya. Saya tidak akan menyakiti diri saya sendiri lagi. Untuk kesekian kalinya, menangis menjauh pergi melupakan lalu mencari lagi mungkin adalah cara yang terbaik!
Setidaknya itulah jurus jitu saya ketika saya terjebak seperti ini lagi. Bukan berarti selama ini cara itu tlah berhasil dengan baik, tapi yah..begitulah. it sounded like a really good solution at the time.

Dan mungkin, jika kita bertemu lagi dalam kondisi yang berbeda beberapa tahun yang akan datang, I’m gonna said "I don't know what I can save you from!"

Kamis, 25 Februari 2010

ingatkan aku



ingatkan aku,


ketika seseorang tidak tahu akan sesuatu, dan aku memarahinya karena ketidaktahuannya itu, maka aku telah bertindak salah!

karena yang seharusnya aku lakukan adalah memberitahunya terlebih dahulu dimana letak kesalahannya, memberitahunya dulu harusnya begini loh, begitu loh...


lalu, ketika aku sudah memberitahunya tetapi ia tidak memahaminya juga, ia melanggar dari apa yang sudah ia ketahui, maka saat itu mungkin aku berhak untuk memarahinya!

Sabtu, 20 Februari 2010

Do You Have Mailbox?

Do You Have Mailbox?
‘coz there something I want you to know,
And it’s hard to spell when we stare in the face

Do You Have Mailbox?
‘coz I know these things are weaken
when it comes out of mouth

Do You Have Mailbox?
And that box is hidden from others
‘coz I don’t want anybody knows this message except you

Do You Have Mailbox?
To show you that I’m not brave as well as you know
When I want to tell you about these things

Do You Have Mailbox?
And I have allowed from you
To write and send all the things I’ll never say
And the promise from you,
You never would say I’m foolish

Do You Have Mailbox?
And that box can hold million messages from me,
And that box can pay your attention
To see what those message contains,
And that box can make you understand
Those message made by ashamedly, painfully, and endearingly

Do You Have Mailbox?
With capability
Can not be deleted even when you’re growing old
With capability
Can make you’re chuckling, mumbling, and even crying
In every time you read

Do You Have Mailbox?
And after you read all my messages
I can ask you,
Did I make you nervous?
Have you ever boring to read it all?

Would you make that mailbox available?
Could you make sure me that it possible to me to fill it up?
And If I never saw you again
Could I keep hold of this inside?

And I want ask you once more,
Don’t reply my entire messages hazily!
Reply me clear across the air,
Send it as softly as you can

And when it connected,
Don’t let anybody break it off

So, babe, Do you have that mailbox??

Jumat, 12 Februari 2010

Random updates

1. Saya, ILC, dan mereka

Hari ini, tadi siang tepatnya telah diadakan 1st meeting ILC (Islamic Learning Centre) FUSI 12 di kampus saya tercinta. *jreng..jreng..jreng!! musik lebay mengiringi*. Ntah kenapa saya semangat sekali mengikuti rapat kali ini *hihi..ketauan deh biasanya nggak :p*. agenda rapat tadi adalah perkenalan pengurus baru, sosialisasi proker2 dan ada juga guest star dari kadept dan wakadept dari pengurus ILC sebelumnya. Oh ya, tahun sebelumnya saya memang sudah terlibat dengan ILC, dan tahun ini diamanahi untuk berpartisipasi kembali di bidang yang sama sebagai wakadept. Dan oleh karena itu, saya merasa lebih bertanggung jawab dalam lembaga dakwah ini. Sebetulnya atmosfernya masih sama aja kayak yang sebelumnya, tapi memang ada perubahan dalam hal anggota-anggotanya. ILC sendiri adalah salah satu bidang di FUSI yang mengurusi masalah pembinaan atau mentoring (khususnya). Periode ini ILC diketuai oleh Kak Atin’07, yang sudah 3 periode ngurus ILC mulu (wuih..expert banget pastinya..hehe). ditambah dengan 3 orang staf yang (masih) baru buat saya. Ada Kak Nova’07, Sri ’09, Lukman’09. Dari sesi perkenalan tadi, saya sudah mulai bisa melihat potensi-potensi besar yang mereka miliki masing-masing. Semoga saja ini akan menjadi modal yang bagus ke depannya. Amin.

2. Gadis itu

Anggap saja namanya Tina (karena saya juga tidak tahu nama dia sebenarnya). Tina adalah seorang gadis yang saya temui di pinggir jalan. Kulitnya sawo matang, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu gemuk, usianya 17 tahun dan yang paling tidak bisa saya lupakan adalah tatapannya yang penuh dengan harapan. Ada peluh di bawah kelopak matanya yang sering ia usapkan dengan kain. Keningnya sering mengerenyit dan pandangannya sering menatap kesana-kesini. Ada hal yang tidak biasa dengan gadis ini, yang tidak terlihat secara fisik dan cukup membuat saya tergoda untuk memulai percakapan dengannya. Saya tidak benar-benar tahu darimana asalnya, tapi saya yakin dia orang baik-baik. Saya tidak benar-benar tahu apakah ia sekolah atau tidak, yang saya tahu hidup ini terlalu keras untuknya. Dari intonasi suaranya saya yakin dia mempunyai keyakinan akan hidup bahagia suatu hari nanti. Dari kegelisahan yang ia tampakkan, saya tahu begitu tidak mudah ia menjalani hari-harinya. Tina yang malang, bukan, Tina yang yakin ada kebahagiaan disana, sayang sekali kita hanya bertemu sebentar. Sungguh saya ingin mengenal lebih jauh siapa dirimu. Seandainya saya bisa membantumu lebih, mungkin kita akan menjadi teman (atau sahabat?). Jika mungkin Tuhan mempertemukan kita lagi, bolehkah saya singgah ke rumahmu? Maaf, jika di awal saya agak kasar padamu. Dari jauh, saya hanya bisa berdoa, semoga keyakinanmu akan menjadi nyata, semoga kehidupan yang keras itu akan memberikanmu pelajaran yang berharga nantinya. Dan semoga kita dapat bertemu lagi, Tina! ;)

3. Quotes of The Week


Minggu ini saya sering mendapat kutipan yang dibuang sayang..

tidak tahu sampai kapan, tapi saya akan terus berjalan.” (Tina, 2010)

ketika saya lupa dalam bernyanyi, itu membuat saya sadar bahwa saya hanyalah manusia biasa yang tak berdaya tanpa kuasaNya.” (Ebiet G.Ade, 2010)

manfaat alat ukur itu sendiri tergantung BAGAIMANA cara pemakaiannya dan SIAPA yang memakainya.” (materi slide P3, 2010)

kadang lebih enak pulang pergi daripada ngekost, meskipun lebih capek, seenggaknya begitu sampai rumah ada orang yang bisa meminimalkan beban psikologis kita.” (Atin, 2010)

sampai kapanpun, mama papa akan terus sayang kalian.” (mama, seusai sholat maghrib pada saya dan adik saya).

*yang terakhir itu agak narsis, maap! Hehe..sekian.

Rgrds,
Belinda.

Semester 4 : ketika segala yang telah kau dapat dipertanyakan.

Agak bingung sebenarnya ketika harus memakai istilah khusus untuk menggambarkan semester ini. Secara, semester 4 baru saya jalani 2 minggu dan saya harus menerka-nerka kira-kira saya akan melalui semester ini bagaimana, dengan siapa dan mau di arahkan kemana?

Sebetulnya saya sendiri tidak terlalu mengistimewakan semester 4 ini, tidak ada target khusus. Hanya terkadang kita sendiri perlu mendapatkan arah yang jelas di setiap waktu yang kita habiskan. Arah tujuan yang pasti saya rasa sedikit berbeda dengan target. Ketika kita membuat target, biasanya yang kita perhatikan atau evaluasi nantinya adalah produk atau hasil dari usaha kita selama ini. Dalam artian hanya sekedar jangka pendek. Tetapi ketika kita memberikan arah dari target itu sendiri, kita berbicara jangka panjang, harus ada hal yang berkesinambungan dari target yang satu dengan yang lain.

Kita mempunyai target utama dalam hidup ini. Namun terkadang, untuk memperoleh target utama itu tidak lah mudah. Untuk itu kita membuat target-target kecil dibawahnya untuk mencapai target utama nantinya.

Kembali ke masalah semester 4 dan arahnya. Seiring berjalannya waktu, saya semakin bersyukur dengan kesempatan masuk UI yang telah DIA berikan kepada saya, masuk psikologi khususnya. Sungguh, tidak ada yang serba kebetulan di mata Allah, semua telah terencana dengan rapi dengan tujuan yang pasti. Saya percaya itu. Jika banyak yang mengatakan orang-orang yang masuk fak.psikologi itu sedang berobat jalan, ya setuju itu.

Psikologi itu seru! Sangat!

Banyak pertanyaan-pertanyaan saya di awal yang telah terjawab dari pandangan psikologi. Menariknya materi kuliah-kuliah yang selama ini telah saya dapatkan beberapa diantaranya dapat dengan mudah saya terapkan di kehidupan nyata. Ini sedikit berbeda dengan ilmu-ilmu lain. Belum lagi teman-teman, dosen, kehidupan kampus yang benar-benar kondusif untuk belajar dan sangat menstimulus saya (haduh..bahasanya behavioristik sekali! hehe) untuk terus masuk kuliah. Sebenarnya tidak sesederhana itu, masih banyak hal lain yang membuat saya merasa hommie di psikologi.

Memasuki semester 4 ini, banyak sekali yang membuat saya khawatir. Khawatir disini bukan dalam hal mata kuliah yang makin lama makin susah, tapi khawatir dalam artian semakin dalam saya belajar psikologi (atau ilmu apapun sebetulnya), maka semakin besar pula tanggungjawab saya akan ilmu itu. Hmm..terlalu berat sepertinya. Tapi saya merasa semester 4 ini merupakan waktu yang tepat untuk melebarkan sayap. Bukan berarti mau sok tahu (padahal ilmunya masih cetek) atau belagu, sama sekali bukan. Tapi seperti yang saya sebutkan sebelumnya, sekarang saya bisa lebih merasa menjadi anak psikologi itu sendiri daripada sebelumnya. Lebih bisa berpikir sebagai anak psikologi atau merasa ‘memiliki’ FPSI itu sendiri.

Seperti kata Piaget, our cognitive development is like mentalembryology. Artinya, perkembangan cara kita berpikir itu seperti perkembangan janin, trus membesar dan berkembang hingga siap dilahirkan. Pasti ada perkembangan cara berpikir diantara kita, itu wajar.
Oleh karena itu, menyambung topik awal tadi, saya ingin mengarahkan target-target saya ini tidak hanya menguntungkan saya sendiri (dari bidang akademik), tetapi juga bagi orang lain. Saya ingin berkontribusi lebih banyak bagi fakultas ini. Ingin lebih mengoptimalkan status mahasiswa saya dengan aktivitas kampus yang lain di luar kuliah.

Terakhir, bila ada usaha pastinya kurang komplit tanpa disertai doa. Umar bin Khattab pernah berkata, “ketika aku berdoa, aku tidak memperdulikan apakah doa ku itu akan dikabulkan atau tidak, karena ketika Allah masih memberikan kesempatan berdoa padaku saja itu sudah merupakan nikmat yang luar biasa. Biarlah itu menjadi urusan Allah yang maha pendengar lagi melihat, kita hanya perlu berdoa dan berusaha menjadi yang lebih baik tiap waktu.”

Singkatnya, semoga Allah swt. selalu memudahkan segala urusan kita. Amin :)

Rgrds,
Belinda.

Rabu, 03 Februari 2010

What’s on this February??



Saya merasa akan banyak hal2 yang berbeda di bulan Februari ini jika dibandingkan dengan Januari silam. Jelas saja perbedaannya sangat jelas. Sewaktu Januari kemarin saya masih dapat berleha-leha menikmati waktu liburan saya, tapi sekarang memasuki bulan Februari ini banyak kegiatan yang harus saya selesaikan. Yap! Awal februari ini saya sudah harus masuk kuliah lagi, berkutat dengan buku-buku psikologi berikut tugas-tugasnya, plus artinya bolak-balik Rumah – Depok juga. Hmm..

Januari kemarin saya mempunyai tema tersendiri untuk beberapa target yang harus saya selesaikan sebelum memasuki Februari. Temanya adalah:

Take your basic capital to through this year!

Dan Alhamdulillah, beberapa target pada bulan Januari kemarin telah 90% tercapai. Nah, karena sekarang sudah memasuki bulan ke dua di tahun ini, saya berarti harus menyiapkan tema untuk mencapai target-target yang telah saya rencanakan. So, theme of this month is :

Do your own business quietly and wholeheartedly!

Yeah..hope it works successfully! Cheer up, guys!!

Rgrds,
Belinda.

Kamis, 07 Januari 2010

Random Updates

Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu itu.(Arai, Sang Pemimpi)


Mungkin itu adalah kutipan yang tepat untuk saya saat ini. Perlahan tapi pasti semua yg ku impikan, Alhamdulillah, terkabul satu persatu. Termasuk untuk menutup semester tiga dengan baik. Sungguh, segala puji hanya untuk Allah swt, IP ku semester tiga ini berhasil menembus level cum laude. (hey, tahukah kamu betapa inginnya dan senangnya saya untuk mendapatkan gelar itu dari dulu..meski ini belom nilai IPK sih, tapi gapapalah). Maka dengan segala kesadaran saya berkesimpulan bahwa, DIA benar-benar Maha Mendengar semua doa-doa saya. Bahkan untuk doa-doa yg terbilang ‘nakal’ pun ia amat mengetahuinya. Dan syukur, ia pun mengabulkan doa ‘nakal’ saya. Hehe..maafkan hamba ya Allah karna pernah bermimpi se-nakal itu :P

Hari itu benar-benar seperti mimpi bagi saya. Kemudian ketika seseorang datang menghampiri saya, memanggil nama saya dan laksana angin ia membawa terbang saya dan berbisik, “hey, bangun, aku telah disini, di depanmu!”. Dan benar saja, sosok manusia yg berada di depan saya itu memang bukan dalam dunia mimpi saya lagi. Ia nyata, bukan mahluk jadi-jadian juga. Hehe. Dan sesaat ia bisa membuat detak jantung saya berlari dengan sangat cepatnya (untungnya belom sampe copot tuh jantung). Ah, andai ia tahu sudah berapa lama diri ini amat merindukannya. Dan hari itu, ia ada untuk saya. *what an incredible moment deh pokoknya!* haha..

Kalo katanya neng Avril..

You make me so hot
Make me wanna drop
It's so ridiculous
I can barely stop
I can hardly breathe
You make me wanna scream
You're so fabulous
You're so good to me baby, baby

(Avril Lavigne – Hot)


dan seketika saya lupa mau menulis apa lagi disini. Haha. Jadi malu! (>_<). Dia dateng dengan gaya konyol khasnya itu, jujur mau didandanin sekeren apapun itu orang tetep buat saya ketawa dengan ke-salting-annya yang berulang-ulang di depan saya. Tuh kan jadi ketawa-ketawa sendiri kalo diinget-inget. Astaghfirullah, Ya Allah, smoga saya sedang tidak menggunjing seseorang. Yang jelas dari cara dia bicara kepada saya, saya bisa tahu ada detak jantung yang berdenyut cepat disana. Ntah bagaimana dan artinya apa, tapi saya bisa merasakan itu.

Hey baby, Mr. Cold
Acting so tough,
didn't know you had it in you so be hurt at all
You waited too long
You should've hook me,
before I put my raincoat on
Oh can I get it
Oh can I see
I step too close to your boundaries
You wanted nobody around to see
You feel vulnerable around me

(Kings of Convenience – Mrs. Cold, diubah jadi Mister ya buat gw..hehe)


Ngomong-ngomong soal KoC saya jadi keingetan, akhirnya kaos KoC yang saya pesan nyampe juga ke tangan saya. Bagus deh, kayak gini gambarnya..



Oh ya, beberapa hari terakhir ini saya sering banget ketemu orang-orang di masa lalu. Ya, temen SD, temen SMP, sampe temen2 SMA. Dan jujur saya jadi udah ga takut lagi sama my yesterday people. They’re so amused me, really! Apalagi kalo yg namanya udah nginget2 jaman2nya dulu waktu masih pake seragam, suka bikin mulut ini ketawa ngakak. Dan pernah suatu ketika saya ketemu temen SD di angkot dan akhirnya suasana ketawa kami membahana seisi angkot dan terpaksa kami menjadi objek tontonan semua penumpang. HAHAHA!

Oh ya, selama liburan ini saya merasa banyak melakukan kegiatan2 yg amat bermanfaat baik dari segi jasmani maupun rohani. Yah, seperti deskripsi saya, I’m just trying to be better inside-out! Akhir-akhir ini saya jadi lebih sering olahraga (biasanya kalo lagi kuliah kan jaraaaaaang banget!). saya juga merasa makin dan ingin selalu dekat denganNya selama liburan ini. Dan saya juga sedang belajar nyetir mobil beberapa hari terakhir. Alhamdulillah udah bisa lah maen2 gas, rem, gigi-kopling, dll. Tinggal dimantepin aja lewat kursus nyetir, biar sekalian gampang dapetin sim A nya. Hehe.

Sungguh, saya merasa Allah sedang baik banget sama saya! (dari dulu kemana aja, Bells??)

Begitu banyak stimulus menyenangkan yang saya dapat dan segala lagi saya ingin mengucapkan ALHAMDULILLAH sebanyak mungkin.

Pernah seorang teman saya curhat sama saya, dan saya memberikan semacam saran kepadanya. Kemudian dia berkata, “kenapa ya bell kalo lu yang nyaranin gw langsung nurut, kalo orang lain malah gak pernah gw dengerin?”. Saya hanya bisa tersenyum, Alhamdulillah kalau begitu. Kemudian saya menjawab, “gw rasa itu karena efek Sholat Dhuha yang belakangan sering gw lakukan deh”. Tanpa ada niat menyombongkan diri atau apa, tapi saya merasa dengan Sholat Dhuha udah banyak membantu saya dalam meraih apa yang saya inginkan, dan juga ibadah-ibadah yg lain tentunya. Bukankah Sholat Dhuha itu adalah Sholat Sunnah yang dilakukan agar Allah memudahkan segala urusan kita pada hari itu? Jadi, yuk mari kita galakkan sholat Dhuha dan sholat2 sunnah yang lain-lainnya!!^^

Oh ya, kembali ke topik tentang seseorang itu, saya punya sebuah lagu untuknya..

When you're around I don't know what to do
I do not think that I can wait
To go over and to talk to you
I do not know what I should say
And I walk out in silence
That's when i start to realize
What you bring to my life
Damn this guy can make me cry
It's so contagious
I cannot get it out of my mind
It's so outrageous
You make me feel so high
All the time


(Avril Lavigne – Contagius)


Saya jadi kepingin sperti hari itu terus deh. Yap! It’s so contagious!! ;)

Eh, tapi kemudian saya teringat dengan sebuah kutipan..

Ibnu Syibrimah, seorang pakar fiqih asal Irak berkata, “Saya sangat heran pada manusia yang selalu menjaga makanannya karena khawatir akan penyakit, namun tidak menjaga dirinya dari dosa karena khawatir akan siksa api neraka.”

Sungguh mengherankan, ketika kamu kehilangan satu biji-bijian yang kamu miliki, kamu menangis. Sedangkan ketika kamu kehilangan surga, kamu tertawa terbahak-bahak.

bangunlah wahai hamba yang sedang tertidur pulas

Dunia hanyalah mimpi belaka, dan kematian adalah kebangkitan yang sesungguhnya. Sedangkan hari pembalasan adalah tafsiran mimpi tersebut
Dunia bagaikan lautan luas, sedangkan pesisir pantainya perkuburan. Dan sekarang perahu yang kamu tumpangi telah mendekati pesisir itu!Berapa banyak yang telah Allah dan Rasulullah saw ajarkan kepadamu, sedang kamu tetap seperti adanya dirimu, tanpa berubah sedikit pun. Inikah yang dinamakan mahluk yang diberi akal pikiran?

Tanyakan pada dirimu sendiri, sebab pertanyaan ini kami tujukan kepadamu dan kami hanya mengingatkan saja.

Sungguh kutipan yang amat mengingatkan saya pribadi, bahwa pada akhirnya semua bukan tentang saya dengan dia atau mereka. Tapi hanya tentang SAYA dengan TUHAN.

Senin, 28 Desember 2009

menulis, menulis dan menulis!!

Kemarin saat liburan ke Lampung, saya sempat mengunjungi sebuah toko buku dan membeli buku tentang suka duka menulis di buku harian. Dan benar saja, isinya sangat menakjubkan. Banyak fakta-fakta luar biasa yang dapat dihasilkan hanya dengan menulis dibuku harian atau blog misalnya. sangat menginspirasi untuk kembali menulis setelah membacanya ;)

Begitu sampai rumah, saya berencana untuk kembali menulis, menyelesaikan satu tugas kuliah semester ini dan membuat beberapa note di FB. Tapi sial, ntah mengapa tangan saya yang biasanya dapat dengan cepat menari diatas keyboard, kini hanya kaku tak berkutik. Tidak mood untuk menulis tepatnya! Dan gagal lah semua rencana saya itu, hingga akhirnya sekarang saya paksakan untuk menulis beberapa ide yang telah lama ada dibenak saya.

Kalau kata Erlend dan Eirik..

There are very many things
I would like to say to you,
but i've lost my way
and I've lost my words.


Dan, lihatlah. Betapa beruntungnya saya, karena pada akhirnya saya dapat menelurkan beberapa buah ide ke dalam tulisan.^^

Menulis bagi saya amat gampang. Tapi tidak ketika begitu banyak ide hadir dan disertai stimulus dari luar yang menghambat. Itulah yang kadang membuat kita tidak fokus dalam menulis atau mentranslasikan ide ke dalam kata-kata.

Dalam menulis, saya sering sekali kehilangan cara saya, gaya saya, ataupun esensi dari menulis itu sendiri. Menulis bagi saya seperti menyuarakan kata hati yang sulit diucap dengan lisan. Untuk beberapa hal, sulit memang untuk dibicarakan lewat bibir, dan menulis menjadi sarana yang cukup ampuh untuk mengeluarkannya.

Kau dapat dengan leluasa bermain dengan kata-kata ketika kau menulis. Kau dapat menggambarkan apa saja ketika kau menulis. Kau dapat memberikan emosi apa saja ketika kau menulis. Menulislah, ketika kau sedang sedu sedan. Menulislah ketika kau sedang bahagia. Seberapa panjang tulisanmu dapat menjadi suatu bukti bahwa kau pernah ada, pernah bermain kata-kata. Tidak peduli seberapa banyak orang akan berkomentar dengan tulisanmu. Tetaplah menulis, bermain kata, dan berirama. Perlahan tapi pasti, tulisanmu itu akan membuat sebuah karya sastra yang indah.

*saya yang bukan sastrawan tapi pernah bercita-cita menjadi penulis.