Laman

Jumat, 19 Maret 2010

take time out!


for all the objects in the photo above, take time out!

mid-test will accompany me for two weeks later. xoxo

May Allah bless me, make my mid-term going on easily and successfully. Amin :D


see you later, guys! ;)

Tearsdrop in The Rain (Lyrics) - CN BLUE


i wish upon a star i wonder where you are
i wish you're coming back to me again
and everything's the same like it used to be

i see the days go by and still i wonder why
i wonder why it has to be this way
why can't i have you here just like it used to be

i don't know which way to choose
how can i find a way to go on
i don't know if i can go on without you oh

even if my heart's still beating just for you
i really know you are not feeling like i do
and even if the sun is shining over me
how come i still freeze?
no one ever sees no one feels the pain
i shed teardrops in the rain

i wish i could fly i wonder what you say
i wish you're flying back to me again
hope everything's same like it used to be


actually, the singer is only Jong Hyun (CN BLUE) and you must listen this song, his voice can make me (especially) melting so badly. addicted with this song much! ^^

Sabtu, 13 Maret 2010

Random Quotes

temukan makna dari kutipan-kutipan yang saya dapat ini..
it's fabolous, guys! enjoy!


· “Just for balancing, like I said before” ~Farah Syarifaini, my lovely cousin.


· “Islam tidak pernah memaksa. Barang siapa mau beriman, silahkan. Barang siapa mau beribadah, juga silahkan. Bila tidak mau juga silahkan. Tapi ingat, semua itu pasti ada konsekuensinya” ~Quraish Shihab.


· “Belajar yang benar, Sholat yang benar, jangan lakuin yang macem-macem dulu, nak! Kalau udah lulus baru mikirin jodoh!” ~seorang lelaki paruh baya yang kutemui di 19.


· “Pupuk dari iman itu adalah ilmu. Semakin tinggi ilmu (agama)nya, semakin subur imannya.” ~Aa’ Gym.


· “Kalau pun udah terjebak dari sebuah lubang masalah, coba cari highlightnya deh! Karena kita gak punya kuasa untuk memutar ulang waktu.” ~Dian Oriza, my wise PA


· “Jika anda mau dihargai orang lain, maka buatlah orang lain melihat anda sebagai pribadi yang pantas mendapatkan hal yang sekarang anda jalani” ~Mario Teguh, motivator


· “Ada harga yang pantas untuk setiap usaha yang kita lakukan. Kalau usaha kita cuman setengah-setengah, orang pun akan membayar kita dengan setengah-setengah.” ~Murwendah, my smart friend.


· ham honge kamyaab, kita pasti bisa mengatasinya!” ~Shah Rukh Khan dalam My Name is Khan.


· “Jangan jadikan sedang banyak masalah sebagai alasan tidak konsentrasi. Karena kelak kalau udah kerja, kita semua akan diuji terus menerus seperti itu. Orang dewasa itu harus mampu bertanggung jawab terhadap apa yang dimilikinya, meskipun dia sedang banyak masalah.” ~my mother, my best motivator


"the unfamiliar is right below our eyes, don't look for what we know"

(Freedom and It's Owner, Kings of Convenience)


I miss that moment :')

oh, dear. you should be know how I miss that moment so badly! even if we couldn't return it again.

- laugh tears smile sad be the one if I see this photo again -

am I Alice?


Terkadang, saya merasa seperti Alice dalam dunia yang ajaib. Berpetualang dalam fantasinya sendiri, mencari tahu jalan keluar dari petunjuk-petunjuk teman-temannya.



Lalu saya terbangun dari mimpi, dan menyadari bahwa saya bukanlah Alice, yang lemah dan kabur dari suatu pertanyaan. Saya bukanlah Alice, yang sering bermimpi buruk lalu masuk ke dunia khayalannya sendiri, dan dalam sekejap mampu menghilang dari keramaian.


Tapi saya mungkin seperti Alice, manusia yang tidak bisa disukai oleh semua orang. Mungkin ada yang memusuhi saya, mungkin juga ada yang menunggu kehadiran saya sebagai ksatrianya. Saya mungkin seperti Alice, yang kadang sering meragukan kemampuan saya sendiri, lalu datang si bijak Absolem dan mengatakan, “Bagaimana kalau ternyata ini semua bukanlah mimpi? Tidakkah kau menyadari bahwa ini adalah kehidupan nyatamu? Dan selama kau berada dalam dunia nyata, kemampuanmu akan selalu diuji, Alice!”


And yes,baby! Actually, I never walk alone.

Actually, we never walk alone.


And now, I find,
it was
YOU all the time.


Kamis, 04 Maret 2010

terus begini



Ketika nahkoda memberitahu saya bahwa sebentar lagi kapal ini akan berlabuh, mungkinkah saya memaksanya untuk berbalik arah?


Walau kini kapal ini telah berlabuh di sebuah pulau, mungkinkah segala isinya akan sama dengan pulau-pulau terdahulu yang pernah saya tinggali?


Semakin sempit, semakin sesak, terasing sangat, ketika saya menyadari pulau ini tak seindah pulau terdahulu


Walau harta karun berada disini, tetap saya merindukan pulau terdahulu
Darah saya terlalu manis untuk terluka lagi


Saya pun mencoba melihat harta karun itu, tak disangka apa yang saya lihat sangat mirip dengan apa yang saya jumpai di pulau terdahulu



Saya pun mencoba bertahan di pulau ini
Duduk melihat laut, dan terus memikirkan apa yang saya bisa lakukan dengan harta karun ini
Saya tak berani menyentuhnya, karena saya tahu itu bukan milik saya
Saya hanya berani menatapnya dari kejauhan


Mungkin harta karun itu tak mengerti arti tatapan saya, tapi dia harus tahu bahwa saya memiliki tanda-tanda yang dapat ia mengerti




I wish there was a way to make you read the signs,
I wish the only thing I
had to do was to, Hold my arms around you.
So long, so hard, Until you’d understand.
So long, so hard, Until you’d understand


Lama terus saya menunggu hingga harta karun ini dapat menangkap tanda-tanda dari saya
Saya ingin mendekat, tapi itu terlalu berbahaya


Lama terus saya menunggu, lalu saya menyadari harta karun ini semakin hari semakin menampakkan sinarnya
Saya ingin mendekat, tapi itu terlalu berbahaya


Saya hanya ingin menikmati masa-masa seperti ini
Kemudian angin dan hujan pun melantunkan lagu, “kita harus mengucapkan salam perpisahan. Katakan selamat tinggal!”


Nahkoda dan kapal sudah siap berangkat pergi meninggalkan pulau ini
Lalu harus saya apakan harta karun ini? Saya bawa pergi atau tinggalkan saja?
Lagi-lagi, harta karun ini tidak akan mengerti


Ketika saya hendak mengatakan baik-baik, tiba-tiba saya menangis
Bahkan teriakan nahkoda tak bisa membendung isak tangis saya


Terkadang saya bisa mengatakan kebenaran dan terkadang tidak
Waktu saya tak banyak, dan ini sudah saatnya saya pergi meninggalkan pulau ini
Pergi mencari pulau lain.

Begitulah,
ia datang, dan kemudian ia pergi..
dan ntah sampai berapa lama ia akan terus begini

matahari pun mulai mendekat,
ntah berapa pulau lagi yang akan saya jelajahi

M-A-R-E-T !!!


Maret,
Bulannya KoC (kings of convenience .red)
Maret,
Bulannya UTS semester 4
Maret,
Bulannya saya pulang-pergi sendiri dari rumah (sebelumnya masih suka dianter-jemput bokap .red)
Maret,
Banyak proker ILC yang harus dilaksanakan, dan saya menjadi penanggung jawabnya
Maret,
Ketika musim dingin beralih menjadi musim semi, dan seharusnya saya bergembira
Maret,
Ketika musim semi yang indah itu, yang banyak dihiasi bunga bermekaran itu, sedikit membuat saya terusik dengan mengingatnya
Maret,
Mengingatnya pun saya tak ingin, akan seperti apa saya nanti pada bulan-bulan setelahmu. Bisakah semenarik bulan-bulan sebelumnya?

Maret,
Ketika bulan ini menjadi deadline masa kerja Phenylethylamine (PEA) saya,
Ketika tepat 18 bulan itu jatuh pada bulan ini,
Ketika saya ingin tidak percaya tanggal-an ini,
Ketika saya hampir tidak ingin percaya bahwa selama 18 bulan ini tidak ada kemajuan yang berarti,
Ketika semua hampir menjadi ambigu bagi saya,
Ketika seseorang disana berespon tanpa ada kejelasan arah,
Ketika saya bangun dari mimpi dan menyadari “sia-siakah selama ini?”
Ketika (mungkin) nanti ntah berapa tetesan air mata akan keluar dari mata ini (lagi),
Ketika semua rasa itu akan berhenti.
Hingga akhirnya saya akan berkata,

Maret tahun ini akan terasa kelabu bagi saya!



Dan jika pun saya punya kuasa untuk memperpanjang masa kerja PEA saya, saya tidak akan memperpanjangnya!.
Karena untuk berbagai alasan saya tahu semua akan sama saja…

Dan untuk beberapa luka ini, saya tidak akan memperparahnya. Saya tidak akan menyakiti diri saya sendiri lagi. Untuk kesekian kalinya, menangis menjauh pergi melupakan lalu mencari lagi mungkin adalah cara yang terbaik!
Setidaknya itulah jurus jitu saya ketika saya terjebak seperti ini lagi. Bukan berarti selama ini cara itu tlah berhasil dengan baik, tapi yah..begitulah. it sounded like a really good solution at the time.

Dan mungkin, jika kita bertemu lagi dalam kondisi yang berbeda beberapa tahun yang akan datang, I’m gonna said "I don't know what I can save you from!"